Kegiatan Gila yang Menghancurkan Jayawijaya, Intelektual Minta ini Kepada Bupati

Stop Judi DI Wamena

Ilustrasi, Bos Judi

Oleh. Agusthinus Siep.

Kami memohon kepada Bupati Jayawijaya, Kapolres Jayawijaya dan Dandim 1702 Jayawijaya untuk dapat mengambil langkah tegas penanganan pengamanan aktifitas Rumah judi bebas yang tersebar di seantero kabupaten Jayawijaya yang diindikasi dikelolah oleh aparat keamanan. 

Permainan judi berupah *Togel, Dadu, Rolet, dll* itu sudah sangat berkembang subur di kota Wamena, bahkan hingga ke distrik seperti Assologaima, Kurima, Hubi Kossi, dll.

Hal ini tidak bisa dibiarkan terus m nerus. Wamena menjadi pusat perjudian terbuka, seperti di dunia di Wouma, seputaran Koramil Kota, Seputaran Sinakma, seputaran Kimbim, seputaran Hom hom, Seputaran Musaima, seputaran jibama dll.

Ini sudah benar *kegiatan Gila* yang menghancurkan Jayawijaya. Angka kejahatan semakin tinggi apalagi disetiap tempat permainan judi tersebut banyak orang mabuk, perkelahian, Agen miras, jadilah komplit menjadi sarang penyamun.

Dengan demikian kami menanyakan kepada Kapolres Jayawijaya dan Dandim 1702 Jayawijaya apa upaya yang dilakukan oleh aparat keamanan guna menertipkan aktifitas perjudian yang sudah merajalela di Wamena ini?

Jika ha ini dibiarkan maka sedang terjadi pembiaran dan hal tersebut sangat disayangkan. Jika selama ini banyak hal yang dipermasalahkan ke rakyat dengan banyaknya masalah yang besar di Jayawijaya seberapa besar peran aparat keaman untuk hal tersebut tersebut?

Contoh ada beberapa kasus di Jayawijaya yang tak diselesaikan dan terpecahkan sehingga kini dan menimbulkan dendam *Polemik* tak terselesaikan diantara masyarakat (gesekan).

Saya memohon kepada bapak Bupati Jayawijaya untuk segera mengambil langkah tegas dan bijaksana dalam penyelesaian masalah perjudian yang sudah berkembang 5 tahunan terakhir di Wamena.

Jangan ada pembiaran yang melegalkan perjudian di Wamena yang diboncengi pihak tertentu sehingga dengan leluasa dapat terus mengembanbbiakan kegiatan haram yang merusak citra berbangsa dan bernegara dalam kelengsungan kehidupan bersosial dimasyarakat secara luas.

Kami meminta juga kepada Tokoh-tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan, Tokoh Gereja dan semua masyarakat Jayawijaya untuk membubarkan aktifitas perjudian ilegal di Wamena yang merusak tatanan kehidupan sosial masyarakat Jayawijaya.

Kami intelektual melihat bahwasannya hal menyangkut perjudian tersebut harus segera dibubarkan sebab hal itu telah merugikan masyarakat secara luas. Apalagi disana juga hanya anak usia sekolah yang nongol berhari hari tanpa tujuan.

Wamena ini negeri damai, jangan kita merusaknya dengan kegiatan-kegiatan yang berujung pada pengrusakan dan penghancuran moral dan kebiasaan.

Dalam ajaran agama pun kami diajarkan untuk tidak melakukan judi, *sebab judi itu menjual dan membunu* secara sistematis melalui proses, sehingga membuat kita ketagihan ingin terus melakukannya.


*STOP JUDI*

Dari Timur ke Timur, 

Si Pemulung sampah Kearifan..

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Kegiatan Gila yang Menghancurkan Jayawijaya, Intelektual Minta ini Kepada Bupati"

Posting Komentar